Santunan untuk anak yatim dan kaum dhuafa di bulan Ramadhan 1433H
13 tahun yang lalu
Tidak jauh beda dengan pasar bandeng, malam selawe ataupun acara haul Bungah suasana keramaian saat Rebo Wekasan di desa Suci Manyar Gresik inipun akan banyak juga kita lihat sepanjang jalan dipenuhi para penjual aneka dagangan dan juga di sudut sudut tertentu ada permainan buat anak anak. Hanya saja bagi masyarakat Suci setempat perayaan Rebo Wekasan ini lebih menyerupai perayaan Idul Adha atau Idul Fitri, dimana masyarakatnya juga melakukan ritual anjang sana dan makan makan ketupat lontong. 
Session Jum'atan di Masjid Al Ibrah yang berlokasi di Jln.Arif Rahman Hakim (5/2/10) atau masyarakat sekitar lebih mengenalnya dengan Masjid TK.Al Ibrah Gresik, karena masjid ini letaknya persis didepan kompleks lembaga pendidikan Islam terpadu dibawah naungan Yayasan Al Ibrah. Bangunan masjid ini umurnya relatif masih baru mungkin tidak sampai sepuluh tahunan kalau melihat dari gaya arsitekturnya. Relatif sering menunaikan sholat Jum'at di masjid ini karena kebetulan letaknya hanya 20 mtr ke arah barat dari warung kopi cak Takim langgananku, sehingga selesai sholat biasanya langsung mbalek maneh cangkruk ngopi menghabiskan jam istirahat kantor.

Sehari hari para penjual rujak cingur ini menjajakan dagangannya di dalam pasar Gresik tepatnya di hall tengah. Jumlahnya ada 5 bakul, 4 bakul menempati sisi sebelah timur dan saling berjajar rapi dari kiri ke kanan dibawah tangga, sedangkan yang satunya lagi menempati sisi sebelah utara hall. Saat mengabadikan gambar ini semua bakul tersebut sedang sibuk melayani pembeli yang umumnya kaum hawa yang konon gemar sekali saat siang hari menikmati panganan pedas satu ini . Tehnik pembuatannyapun sama yakni mulai dari mengulek cabe, irisan pisang biji muda serta kacang tanah yang sudah digoreng, diberi sedikit air asam dan petis, dicampurkan lontong, sayur, gorengan tahu/tempe sampai yang terakhir ditambahkan irisan daging dari cingurnya sapi.

