25 Februari 2011

Peta Wisata Religi Gresik


Sebuah papan dari triplek berukuran 120 x 240 centimeter terpasang di sebelah selatan tangga bilamana para peziarah akan menaiki tangga menuju kompleks makan Sunan Giri. Di papan tersebut berisikan informasi tentang lokasi wisata yang ditawarkan oleh Pemkab.Gresik, dengan tujuan memudahkan para wisatawan lokal (peziarah) untuk melanjutkan ke lokasi wisata religi berikutnya yang ada di kota bermotto  "berhias iman" ini.  

Memang tujuan wisata yang ditawarkan oleh Pemkab.Gresik didominasi tujuan dari makam ke makam. Kalo dihitung dari yang ditampilkan di papan tersebut ada 7 (tujuh) lokasi wisata religi yang notabene adalah makam yakni ; Makam Malik Ibrahim, Sunan Giri, Sunan Prapen, Putri Cempo, Dewi Sekardadu,  Raden Santri dan yang terakhir adalah makam Nyi Ageng Pinatih. 


31 Januari 2011

Khasiat Buah Naga



Mengutip dari wikipedia jenis buah yang satu ini dalam bahasa Inggris disebut pitaya yakni buah dari beberapa jenis kaktus dari marga Hylocereus dan Selenicereus. Buah ini berasal dari Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Selatan namun sekarang juga dibudidayakan di negara-negara Asia seperti Taiwan, Vietnam, Filipina, dan Malaysia. . Hylocereus hanya mekar pada malam hari.

Pada tahun 1870 tanaman ini dibawa orang Perancis dari Guyana ke Vietnam sebagai tanaman hias. Oleh orang Vietnam dan orang Cina buahnya dianggap membawa berkah. Oleh sebab itu, buah ini selalu diletakkan di antara dua ekor patung naga berwarna hijau di atas meja altar. Warna merah buah terlihat mencolok di antara warna naga-naga yang hijau. Dari kebiasaan inilah buah itu di kalangan orang Vietnam yang sangat terpengaruh budaya Cina dikenal sebagai thang loy (buah naga). Istilah Thang loy kemudian diterjemahkan di Eropa dan negara lain yang berbahasa Inggris sebagai dragon fruit (buah naga).

Dari artikel lain yang saya kutip dari buah naga.us disebutkan kalau buah ini mempunyai khasiat yang bermanfaat bagi kesehatan manusia diantaranya sebagai penyeimbang kadar gula darah, pelindung kesehatan mulut, pencegah kanker usus, mengurangi kolesterol, pencegah pendarahan dan mengobati keluhan keputihan.

Buah naga biasanya dikonsumsi dalam bentuk buah segar sebagai penghilang dahaga, karena buah naga mengandung kadar air tinggi sekitar 90 % dari berat buah. Rasanya cukup manis karena mengandung kadar gula mencapai 13-18 briks. Buah naga juga dapat disajikan dalam bentuk jus, sari buah, manisan maupu selai atau beragam bentuk penyajian sesuai selera anda.

Secara umum,pakar sependapat dan mengakui buah naga kaya dengan potasium, ferum, protein, serat, sodium dan kalsium yang baik untuk kesihatan berbanding buah-buahan lain yang diimport.

Menurut AL Leong dari Johncola Pitaya Food R&D, organisasi yang meneliti buah naga merah , buah kaktus madu itu cukup kaya dengan berbagai zat vitamin dan mineral yang sangat membantu meningkatkan daya tahan dan bermanfaat bagi metabolisme dalam tubuh manusia.

“Penelitian menunjukkan buah naga merah ini sangat baik untuk sistem peredaran darah, juga memberikan efek mengurangi tekanan emosi dan menetralkan toksik dalam darah.“Penelitian juga menunjukkan buah ini bisa mencegah kanker usus, selain mencegah kandungan kolesterol yang tinggi dalam darah dan menurunkan kadar lemak dalam tubuh,” katanya.

Secara keseluruhan, setiap buah naga merah mengandungi protein yang mampu meningkatkan metabolisme tubuh dan menjaga kesehatan jantung; serat (mencegah kanker usus, kencing manis dan diet); karotin (kesehatan mata, menguatkan otak dan mencegah masuknya penyakit), kalsium (menguatkan tulang).

Buah naga juga mengandungi zat besi untuk menambah darah; vitamin B1 (mencegah demam badan); vitamin B2 (menambah selera); vitamin B3 (menurunkan kadar kolesterol) dan vitamin C (menambah kelicinan, kehalusan kulit serta mencegah jerawat).

13 Desember 2010

Sangu sekolah anak...

Di tahun 1970-an yang masih aku ingat adalah ibuku setiap harinya memberikan selogam uang Rp.25,- sebagai sangu sekolah. Kala itu dengan "sangu" Rp.25,- bisa untuk membeli sebungkus es seharga Rp.5, kemudian 2 potong pempek seharga Rp.20,-.
Saat ini istriku memberi sangu Rp.3.000,- kepada anakku yang pertama yang masih duduk di bangku kelas 2 SD. Jika dibandingkan ini adalah 120 kalinya dari sangu bapaknya dulu. Saat aku tanyakan dengan sangu segitu bisa buat beli apa saja, dengan lugas dijawab oleh anakku... 2 tusuk tempura, 1 bungkus es dan 1 bungkus cimol...!!


Memang kondisi nilai uang sekarang tidak bisa dibandingkan dengan 35 tahun yang lalu, dan akan terlalu panjang cerita kalau yang menjelaskan hal ini seorang pakar ekonomi yang biasa nongol di televisi. Tapi yang pasti aku sebagai masyarakat awam rasakan adalah semakin bertambahnya waktu berarti semakin kecil nilai riel nominal uang.

Dengan uang Rp.3.000,- seperti saat ini kiranya apakah bisa untuk membeli 2 tusuk tempura, 1 bungkus es dan 2 pentol joss di masa yang akan datang ?

Orang yang kaya di jaman dulu disebut juga dengan sebutan "jutawan", namun kini sebutan tersebut sudah berganti dengan sebutan " milyuner" entah apa sebutannya di masa yang akan datang ?.

08 Desember 2010

Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharam 1432H.

Setiap memasuki tahun baru Islam 1 Muharam, umat Islam khususnya di kota nGgersik banyak yang merayakannya dengan berbagai bentuk kegiatan. Ada yang melakukan khatmil qur'an, pengajian bersama, pawai keliling, dan lain sebagainya. Apapun kegiatan yang kita lakukan dalam rangka memperingati tahun baru Islam ini yang penting esensinya adalah adanya pengharapan menuju kehidupan ke arah yang lebih positif. Dengan momentum tahun baru Hijriah 1432H ini haruslah menjadi titik tolak menuju kehidupan yang lebih baik, baik dalam lingkup pribadi, keluarga, bermasyarakat maupun bernegara. Semoga saja nGgersik menjadi lebih baik di tahun baru ini.....

29 November 2010

Besar, bulane akeh buwuhan...!

Bagi masyarakat Jawa, Bulan Besar (Dzulhijjah) seperti saat ini dianggap sebagai bulan yang sangat istimewa dan baik. Banyak yang memilih untuk melaksanakan hajatan seperti menikah, mengkhitankan anak pada bulan ini. Sehingga dimana mana dipinggir jalan banyak terpasang janur kuning sebagai penanda disekitar itu ada orang punya hajatan.

Seperti biasanya , pada bulan besar kali ini tentunya yang namanya undangan pernikahan ataupun khitanan dari para kerabat, tetangga, teman seperti dengan sendirinya berdatangan.
Konsekuensinya kalau sudah begini, tentunya harus menyisihkan waktu untuk menghadiri undangan-undangan itu dan juga menyediakan anggaran khusus untuk "buwuh" kepada yang mengundang tsb. Di ngGersik istilah "buwuh" sering digunakan masyarakatnya sebagai arti lain dari istilah "kondangan".

Belum lagi bilamana yang punya hajatan adalah masih kerabat sendiri, maka buwuhane akan menjadi double. Untuk para kaum "wedok" akan "buwuh" sendiri, sementara kaum "lanang" juga "buwuh" sendiri. Hanya saja biasanya bedanya bilamana kaum wedok kebanyakan dalam bentuk bahan mentah/sembako (mis; beras, minyak goreng, gula pasir, dll) sedangkan kaum "lanang" lebih praktis lagi yakni dalam bentuk "mentahan" atau uang dalam amplop.

Di ngGersik tradisi "buwuh" ini baik itu di desa maupun kota ternyata memiliki nilai atau jaminan sosial tertentu bagi masyarakatnya dan juga merupakan wujud solidaritas sebagai anggota masyarakat terhadap kerabat, tetangga, teman atau anggota masyarakat lainnya yang sedang punya hajatan, dengan kata lain tradisi"buwuh" itu sendiri adalah untuk membantu meringankan beban yang punya hajatan.


Sekarkurung Gresik's Fan Box

Sekarkurung Gresik © 2008. Design by :Yanku Templates Sponsored by: Tutorial87 Commentcute